Minggu, 23 Maret 2014

MENIKMATI IBADAH MINGGU


KHOTBAH MINGGU, 23-03-2013

Mazmur 95: 1-11
1.   Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita
2.   Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
3.   Sebab TUHAN adalah Allah yang besar, dan Raja yang besar mengatasi segala allah. 
4.   Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya, puncak gunung-gunungpun kepunyaan-Nya. 
5.   Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya, dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya
6.   Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. 
7.   Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! 
8.   Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, 
9.   pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.
10.Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku." 
11.Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."
Menurutmu bergereja itu apa sih?

Kita sering dengar bahkan mengatakan bahwa dari gereja itu yang penting khotbahnya. Well, kita bisa mendapatkan gereja "elektronik" mungkin  dengan mendownload video-video khotbah pembicara ternama dan sebagainya, dan yak! Yang utama dari bergereja itu telah anda 'dapatkan', mungkin.

Penelitian yang baru-baru ini dilakukan HKBP terhadap jemaatnya mengeluarkan hasil yang mencengangkan sob. Dari seluruh anggota jemaat yang terdaftar sebagai jemaat HKBP, hanya 40% yang hadir pada ibadah hari minggu. Artinya ada 60% yang TIDAK HADIR UNTUK IBADAH PADA HARI MINGGUNYA. Dari 60% yang tidak hadir tersebut, 50% diantaranya belum dapat dipastikan apakah akan datang dalam ibadah minggu selanjutnya, atau yang selanjutnya.
Sementara 40% yang hadir tadi, datang untuk beribadah dengan berbagai macam motivasi 
Masih bingung? yuk, kita liat contoh aplikasinya
Misal dari suatu gereja anggotanya ada 100. Nah, yang hadir ibadah rutinnya ya sekita 40org saja (kan hanya 40% yang hadir) 60 orang yang lain yang tidak hadir pada minggu itu belum dapat dipastikan apakah akan hadir atau tidak untuk minggu depan atau minggu-minggu selanjutnya.

Dan 40 orang yang hadir pada ibadah minggu itu, memiliki motivasi yang bermacam-macam saat pergi ke gereja. 
Dapet?

Trus, manakah yang lebih baik? yang tidak bergereja atau yang bergereja dengan motivasi tertentu?
YANG LEBIH BAIK ADALAH MEREKA YANG TETAP DATANG BERGEREJA, MESKI DIPENUHI DENGAN SEGALA KELUH KESAHNYA ATAU DENGAN SEGALA BEBAN HIDUPNYA, ATAU MUNGKIN ALASAN-ALASAN LAIN YANG MUNGKIN TERDENGAR GAK PENTING :)
Nggak percaya? Yuk, kita buka Ulangan 10:12
2  "Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, 

TUHAN meminta secara khusus pada kita. Catat! TUHAN yang minta secara khusus. Tuhan, yang Mahakuasa, Mahaadil, Mahabaik, Mahabesar, Maha segalanya, buat permintaan khusus kepadamu. Dipanggil Pak RT buat bernyanyi di tujuh belasan saja kita bisa latihan mati-matian, apalagi TUHAn yang berkuasa atas segalanya yang meminta secara khusus.
Jadi, sekalipun kamu kece dalam pekerjaanmu, cakap dalam penampilan kamu, Tuhan senang kok sob, kita mengerjakan hal-hal yang baik dan memuliakan nama Tuhan, tapi Tuhan rindu banget dari 7 hari, 168 jam, kamu MEMBERIKAN WAKTU TERBAIKMU sekitar 2-3 jam buat TUHAN dan beribadah sepenuh hati buat TUHAN. Ibadah itu bukan saat musiknya bagus dan kamu begitu terbawa pada suasana, bukan pengkhotbah yang bagus dan kocak, bukan pada nikmatnya atau dinginnya AC. Tuhan sangat rindu bersekutu denganmu, bahkan dia cuma minta kamu beribadah dengan sungguh-sungguh, di hari kudusnya secara khusus. Nggak peduli kamu mood atau enggak, nggak peduli kamu sedang berhasil atau tidak, Tuhan rindu berbicara banyak denganmu.

Lalu bagaimana motivasinya?
Motivasi kita untuk beribadah kepada TUHAN, harus kita bangun dan buat dengan lebih baik lagi. Anak TUHAN, harus punya kerinduan khusus untuk bersekutu dengan TUHAN, ya misalnya bayangkan perasaan kamu yang tidak bertemu dengan pacar setelah lama atau orangtua setelah sekian lama merantau. Tuhan saja merindukan kita sampai buat permintaan khusus seperti itu. Kita juga beribadah karena sudah seharusnya kita melakukannya. TUHAN adalah yang Mahamulia yang patut dipuji, diagungkan dan disembahkan. Sudah selayaknya Ia menerima kemuliaan itu.
Ingat juga bagaimana berkat TUHAN, minimal seminggu terakhir ini deh kalau kamu tidak ingat berkat TUHAN yang sebelum-sebelumnya. Nafas kehidupan, kesehatan, mungkin kemujuran dan banyak hal yang terjadi dalam hidupmu. Semua itu tidak akan terjadi jika tidak melalui penyertaan TUHAN.

Kan kita punya saat teduh men? Kenapa harus bergereja?

Percaya atau nggak, perhatikan tata ibadah kita. Kalian mungkin pernah ngeluh, kenapa dari duduk berdiri lalu duduk lagi, ibadahnya ruwet.
Yuk, tilik mulai dari Pembacaan hokum Taurat.
Kenapa harus Taurat dulu baru pengakuan dosa? bagaimana kita mau sadar kalau itu dosa, kalau kita nggak paham apa yang dimaksud oleh Tuhan sebagai dosa itu sendiri. Kita duduk diam tenang, seperti seorang anak mendengar Bapaknya kalau memperingatkan apa yang baik dan tidak baik. Tuhan berbicara pada kita.
Lalu bagian Pengakuan dosa.
Disitu adalah bagian dimana kita mengakui dosa-dosa kita. Kita menyerahkan hati kita pada Tuhan. Pada saat itu, bagian kita yang berbicara pada TUHAN. Mengungkapkan penyesalan, permohonan dan pengharapan.
Ibadah kita itu bersifat dua arah. Tuhan itu baik, sebelum zaman sekarang menemukan teori bahwa mengajar itu harus ada interaksi antara guru dan murid, ibadah kita telah memahami bahwa berkomunikasi dengan Tuhan adalah bentuk dua arah. Ada interaksi antara kita sama Tuhan.
Dalam ibadah kita, ada janji TUHAN yang luar biasa yang dapat kita pegang. Mari dibuka lagi ulangan 10:20-21
Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu, kepada-Nya haruslah engkau beribadah dan berpaut, dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah. Dialah pokok puji-pujianmu dan Dialah Allahmu, yang telah melakukan di antaramu perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat, yang telah kaulihat dengan matamu sendiri.
“Jangan keras hati seperti bangsa Israel di Meriba” pada ayat 8-11 tentang bagaimana bangsa Israel di padang gurun, yang tidak punya pengharapan akan TUHAN dan kerjanya hanya bersungut-sungut, lupa bagaimana TUHAN memberikan awan saat mereka kepanasan, manna saat kelaparan, burung puyuh saat ingin makan enak dan sebagainya. Kita tidak dapat memungkiri, bahwa dalam setiap bagian hidup kita, banyak pekerjaan TUHAN yang begitu mustahil, dahsyat dan besar yang tidak menipu inderakita. Dalam setiap ibadah, TUHAN meneguhkan lagi janji-janjiNya pada kita.

Selamat menikmati ibadah-ibadahMu kepada Tuhan. Selamat Selamat menikmati bait-Nya seumur hidup. J






Rabu, 12 Juni 2013

It's Not a Love Poem

I'm just too tired
cause I've been wasting my time to wait
to wait for our time
to wait for our fate
 
I'm just too fool
cause I'm waiting with no reason between us
with no word we talk

just a dream
that I fought for
to have one more chance
or one more dance

But now
Give me a time, give me a reason
 to stop waiting for you
 to stop dreaming about you 
 to stop believing that love is us



I think...
 that's all I need for now

 




 

Selasa, 04 Desember 2012

MAGRADIKA 54

Helo helo helo. Stelah sekian lama tidak menulis di dunia maya selain status facebook, akhirnya sempet juga nulis disini. Aku telah menjalani sebuah kegiatan penyambutan mahasiswa baru tmpat aku sekolah sekarang, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik yang namanya MAGRADIKA (Masa Integrasi Pendidikan Kampus). Sebuah kegiatan yang sangat "sesuatu" bagiku hehhee.
Magradika itu adalah sejenis ospek yang memeras kepala kalian untuk terbiasa mengerjakan tugas dengan cepat, tepat dan mendadak. oleh sebab itu kita harus selalu up to date, tangkas, cerdas dan semua sikap baik lainnya. Awalnya aku begitu tegang menghadapi magradika sampai penyakit asam lambungku naik. Tapi sekali lagi, untuk mengikuti magradika itu kuncinya hanya ikhlas dan niat kok.  Sungguh. Aku sudah merasakan bahwa di hari selanjutnya aku menjalani dengan santai dan all well done .
Setiap hari selalu ada tugas makalah, esay, resume. Makan dengan cepat, tahan ngantuk. Itu pasti bagian dari melatih kami untuk terampil menulis esai dan berbagai tugas kampus lainnya yang kejar tayang. Tentu saja yang jadi sosok paling terngiang di kepala adalah Seksi Ketertiban Umum (TIBUM). Biasa, sejenis tokoh penegak kebenaran di magradika. Tapi mereka adalah orang yang menyenangkan, karena aku sempat mengenal mereka sebelum magradika. Karena tanpa mereka, tidak mungkin aku berpikir bahwa datang ke kampus setengah jam sebelum waktu masuk adalah hal yang sangat penting, hahaha


Yang paling membuat magradika become well adalah e-views!!




Sekolah Tinggi Ilmu Statistik terdiri dari seluruh mahasiswa sepenjuru tanah air. Eviews terdiri dari seluruh penjuru tanah air. Aku dari Kalimantan Barat, ada dari Ambon, Medan, Depok, Jakarta, Banten, Kebumen, Padang, Bantul, Bengkulu, Lampung, Solo, Purworejo, Jayapura, Bali, Jakarta, Brebes, Sidoarjo-kami semua bergabung di eviews. Sekitar satu bulan lebih kami bersama menjalani suka duka magradika dan all is well, when we together. semua tugas kelompok yang aneh, tampak asing, semua bisa terselesaikan. Digawangi oleh Ridho Rahmadi (Samarinda) ,  ketua kami yang sensasional, kelompok kami mengarungi magra dengan menyenangkan. Outbond yang gila dan marak, itu semua aku rasakan banget di eviews :) kami kelompok teraktif loh selama magradika. wajar. kami memang selalu rusuh, hahahahha. Love you so much eviewss. semoga kita masuk sama-sama dan wisuda sama-samaa. aminn. 

KITA SAMA-SAMA PELAYAN KRISTUS

Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberikan kesaksian tentang terang itu (Yoh 1 : 8)

Kawan, kamu tahu berlian bukan? sebenarnya berlian itu berkilai bukan karena dirinya menyimpan cahaya, tapi karena ada cahaya yang lewat padanya dan ia memendarkannya. Demikianlah kita sebagai saksi Kristus, jangan memgahkan diri sebagai Kristen, tapi sebarkanlah terang Kristus yang dikaruniakan kepada kita. 


Well, untuk menyebarkannya, Tuhan tidak hanya memberi "cahaya" tapi juga alat untuk menyebarkan "cahaya itu. Setiap kita dikaruniakan talenta dan bakat untuk menjadi saksi Kristus yang terbaca, terang Kristus yang menerangi seluruh ruangan. melalui banyak hal. Talenta tentu saja, kita yang pintar dalam pelajaran bisa jadi terang dengan mengajari teman kita yang belum mengerti, Apalagi? Harta juga Tuhan beri supaya kita punya kuasa untuk menyumbang secara materiil. Suara, Tuhan juga memberi suara emas supaya kita bernyanyi dengan merdu..


Belakangan ini, aku sedikit terketuk dengan salah satu masalah yang kutemukan di jejaring sosial. hmhm, intinya ada dua kelompok paduan suara yang bersitegang definisi. Keduanya memiliki suara yang sama-sama merdu. Aku tak menyangka posting-posting sederhana dapat menyebabkan dua kubu penyanyi surga ini saling salah paham. 

Dan aku sadar aku ditegur Tuhan sekali buat yang satu ini, melalui perikop Yohanes tadi. Kami sama-sama bernyanyi dan terbentuk untuk memuliakan Tuhan, mungkin cara kami mengekspresikan cara untuk memuliakan Tuhan juga berbeda. Sungguh tidak apik jika sesama saksi saling menyerang, saling menyindir. Wah, makin senang dong mereka yang tidak mengenal Tuhan karena kita semakin terpecah. 





Melalui tulisan ini, saya meminta maaf kepada segenap jajaran yang pernah dikecewakan oleh perbuatan sya baik melalui perkataan dan perbuatan saya.  Tidak ada yang paling baik di dunia ini, yang baik adalah bekerja sama untuk bersaksi di dalamNya.  Selamat menjalankan tugas kesaksian kita.  Mari berikan suara yang terbaik dan hati yang terbaik untuk memuliakan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Sabtu, 01 September 2012

Suratku untuk Bapak dan Mamak

Halo Bapak dan Mamaku? Apa kabarmu disana?
 Angin imajinasiku bercerita bahwa pipi kalian mulai mengerut dengan tulang yang mulai menyusut.
 Aku tak tahu mengapa ia berkata begitu, tapi mungkin bayangan itu hadir karena aku begitu merindu kalian.
Supaya aku terdorong kuliah dengan benar dan pulang kampung dengan cepat sehingga bisa memuliakanmu dengan prestasiku.

Janganlah terlalu khawatir pada kami, Mak, Pak.
 Jangan lagi bahumu tegang terkangkang dari badanmu.
 bukan waktumu lagi untuk bersusah raga menjalani hidup.
  Kerja letihmu itu selalu beralasan untuk satu pandang ke depan . Untuk anakmu. Untuk mereka agar tidak menjadi sampah masyarakat.
 Untuk kita.

 Sudah cukup pahitnya dunia dan asamnya peluhmu di masa lalu. 
cerita-cerita getir yang meluka , yang selalu kau banggakan dengan lapang dada sebagai pengalaman.
 Aku tau, Pak, Mak. TApi aku pun pilu. Karena cukuplah getirmu di ruang dulu-dulu. Tak harus ringkih nafasmu di masa kini. Ini ada kami anak-anakmu, diberi Tuhan lima stok. kami ada, dan kami mau menjadi anak-anakmu yang paling setia, dengan segenap kurang dan lebih kami, mencintaimu yang lebih dulu mencintai kami dan mencintai Tuhan kita,



Ah, aku memang sudah menjadi dewasa, tapi aku tak cukup matang untuk berkata begitu.
 aku berkta dengan relikuku sebagai anak muda idealis, yang baru kenal dunia semalam dengan banyak cerita.
 Getir telah kau alihkan agar kami tak sesusah kalian dulu, 
Jangan, jangan kalian derita apa yang telah membuat lara masa muda kami, demikianlah kalian katakan.  Aku suka cerita kalian. Bagaimana kalian meniti hidup, mengenyan nikmat arti penting perjuangan meraih pendidikan, dan bagaimana definisi kalian tentang mencintai Tuhan yang selalu menjadi dorongan bagiku. Terima kasih , kalian telah mendewasakan aku dengan ceritamu, cerita yang tak tersembunyi dari jari-jarimu yang kokoh dan matamu yang bersinar setiap kali bercerita.



Pak, Mak. Aku memang tak bisa menjadi sesempurna harapanmu pada kami sebagai anak-anak. Tapi kami begitu mencintaimu. 

Selasa, 07 Agustus 2012

HOW GREAT IS OUR GOD!

Pada akhirnya, saat ini saya menulis di blog saya dengan status sebagai mahasiswi STIS. Jesus Christ! How Great Thou Are! Sesungguhnya hal ini adalah sesuatu yang sangat LUAR BIASAA.. mukjizat bagi saya. Kenapa? Berikut adalah kilasan ceritanya.
Penerimaan Mahasiswa Baru STIS Jakarta tahun ajaran 2012-2013 telah selesai, dan pemberkasan sudah tamat. Doa telah beralih menuju persiapan STAN dan aku sudah repot mencari soal-soal STAN. Patah hati, tentu saja . Aku sangat memimpikan sekolah itu.

Ternyata oh ternyata, Allah Bapa  Maha Kuasa membukakan jalan yang terlihat mustahil itu. Sangat mengejutkan dan fantastik. Aku dipanggil lagi untuk mengikuti tes kesehatan. Bayangkan jika kamu mengikuti tes SNMPTN tertulis, pengumumannya sudah keluar, di pengumuman itu kamu tidak dipanggil, artinya secara manusia semua sudah selesai. Tapi tidak untuk tahun ini. Baru pada tahun 2012 cadangan dipanggil 2 kali. Sungguh Tuhan itu Maha Besar. Aku mengucap syukur bahwa tidak ada yang mustahil bagiNya. Tes Kesehatan aku lulus dan saat mengetik ini aku juga sedang mengerjakan tugas makalah magradika,. Masa Integrasi Pendidikan Kampus, sejenis ospek.  Oh iya, ini ada foto kampusnya





                                          wear black n white. me. in front of my campus






                           my team on magradika. Econometric Views. 






Ok, Aku pertama agak putus asa mengenai kos. Di grup teman-teman sudah pada punya kos. Hanya aku yang belum. Tapi, How Great is Our God! Aku mendapatkannya. Tuhan bukakan sangat cepat. Dapat satu kamar harga 600 ribu,(mau cari lagi sih yang ekonomis biar uang tunjangan pendidikan agak hemat). Puji Tuhan. Saya agak angkot-lag karena kemana-mana jauh dan harus naik angkot, ada satu hari dimana saya males banget di jakarta yang sumpek. Tapi saya ingat lagi ini adalah berkat Tuhan yang juga dimimpikan banyak orang dan saya DIBERIKAN BERKAT itu. Tuhan itu Mahabaik banget teman-teman. Tuhan tidak akan memberikan tanggung jawab tanpa kemampuan untuk melaksanakannya. Sekarang aku dalam usaha mengerjakan tugas magradika ku supaya lulus magradika, ingin mencari toko buku kaki lima supaya bisa beli buku murah, dan yang juga tak kalah penting, KOMUNITAS PADUAN SUARA. Paduan Suara adalah separuh jiwaku, sungguh. Kemanapun aku pergi, aku ingin terus ber koor :) Biarlah Tuhan yang meluruskan jalanku. Jadi serahkan semua sama Tuhan teman-teman, tapi ingat,...



Tuhan selalu memberikan makanan kepada burung tetapi tidak melemparkan ke sarangnya :)

Tetap bersemangat teman-teman. You'll never walk alone!

Sabtu, 23 Juni 2012

Aku dan Paduan Suara (A tribute to Kerubim Choir)

          
         Menurut saya, the worthy life itu harus memnuhi beberapa kriteria ini . : Have a time for your family, have a time for God, have a time for leissure, have a time for study, have a time for your personal, and have a time for CHOIR! Setelah sekian lama tidak post di blog, saya terpanggil untuk menulis tentang bagaimana saya mencintai paduan suara kepada kalian.
          Saya tidak mempunyai bakat luar biasa dalam solo, saya suka bernyanyi, saya ingin tampil berlomba berkaitan dengan menyanyi dan saya ingin bernyanyi dengan benar dengan sepenuh hati saya. Belajar ilmu formal itu ibarat usaha menjaring angin dan terlalu bersenang-senang jg tidak berguna. Saya perlu kegiatan yang menguras kepala saya dengan cara menyenangkan dan saya begitu jatuh cinta dengan paduan suara. Rasanya  ada yang hilang dari hidup saya kalau tidak latihan paduan suara entah sebulan dua kali. Jadi, saya sangat-sangat mencintai paduan suara ---->kerja keras utk bernyanyi se-merdu malaikat, HARMONI, BLENDING AND SOLID; team work agar menjadi satu hati satu rasa dan satu suara, ketepatan, dinamika, banyak hal lain. Dan kehidupan paduan suara saya tidak bisa dipisahkan dari

KERUBIM CHOIR.

         KERUBIM CHOIR adalah paduan suara tergokil yang pernah kutemui. Kami berkumpul dengan satu alasan dasar pada awalnya, bergabung agar bisa bernyanyi, ditutupi oleh yang bagus-bagus suaranya, jujur saja. Kami terkumpul dari orang-orang gokil yang baik hati, siap  dihina, , tahan dikritik dan pokoknya banyak deh. Tidak mudah mempertahankannya sampai tiga tahun ini, banyak rintangan, cobaan, dan sindiran pada kami., tapi itulah indahnya paduan suara, yang kuat menanggung yang lemah, saling menguatkan, saling membuat tertawa dan yang terutama, menerimamu dengan apa adanya dirimu. Kamu belajar untuk taat peraturan, karena partitur paduan suara itu nggak boleh dilanggar loh. Nggak boleh sok-sok an kreatif dengan nyanyian kalau nggak sesuai partitur. Bekerja sama terutama, supaya kamu bisa menghasilkan suara yang blend dengan temanmu dan bersama-sama bernyanyi dgn suara yang indah. kamu nggak boleh egois kalau mau menghasilkan output yang bagus. Aku sangat cinta pada kerubim dan antek-anteknya, mereka tetaplah grup yang aku rindukan jika aku merantau nanti. Mereka yang membuatku semangat ber koor ria, selalu tertawa saat latihan, wah pokoknya kerubim is the best deh. Kami baru saja berhasil memulai debut pertama kami dengan menjadi juara 1 lomba koor mannen efrata HKBP Kotabaru, terima kasih Tuhan, Terimakasih Tuhan.
          Kami juga disokong pelatih yang luar biasa. Pak Aloysius Mering. Beliau tetaplah panutanku, selain orang tuaku, abangku, kak tisi Simarmata, bang imanuel lingga dan  amang sianturi. Kata-katanya memotivasi duniaku tentang kesibukan dan kesempatan kita untuk memuliakan Tuhan melalui paduan suara. Ia juga orang sibuk, namun masih sempat melatih kami latihan. Alasan sibuk adalah alasan klasik manusia untuk menghindari pelayanan. Tidak ada manusia yang tidak sibuk, tapi bagaimana kamu sebagai individu memanajer waktunya.

Saat kamu bernyanyi, bernyanyilah bukan untuk mengejar kemenangan, tapi bernyanyilah untuk MEMULIAKAN TUHAN segenap hatimu, krn ketika kamu bernyanyi untuk Tuhan, Ia akan mengaruniakan kepadaMu mungkin kemampuan, atau suara yang lebih merdu dari yang pernah kamu bayangkan. Lebih merdu dihatiNya dan juga dihati manusia, :)
         Jadi jangan malu paduan suara. It's more than sing, It's more than fun. It's about living your life with a great heart! ;)